Resensi Buku Demian - The Story of Emil Sinclair’s Youth




Resensi Buku Demian - The Story of Emil Sinclair’s Youth
Judul Buku      : Demian - The Story of Emil Sinclair’s Youth
Penulis             : Hermann Hesse
Cetakan           : 1, Maret 2017
Penerbit           : MataAksara
Tebal Buku      : xii + 326 hlm
Ukuran        : 13 x 19 Cm
            Aku tidak memiliki hak untuk menyebut diriku seseorang yang mengetahui. Aku adalah seseorang yang mencari, dan masih mencari, namun aku tak lagi mencari di antara bintang-bintang ataupun buku-buku. Aku memulainya dengan mendengarkan ajaran dari denyutan di dalam aliran darahku. Ceritaku tidaklah manis dan penuh harmoni seperti kisah-kisah yang di ciptakan. Ceritaku terasa bodoh dan membingungkan, penuh dengan kegilaan dan mimpi, seperti hidup semua orang yang tidak lagi ingin berbohong pada dirinya sendiri.
            Buku ini mengisahkan tentang masa muda seorang anak yang bernama Emil Sinclair. Buku ini sangan cocok untuk para pembaca di kalangan usia remaja ke atas. Novel ini adalah novel lama yang kemudian di terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia jadi terkesan termasuk ke dalam bacaan yang berat, namun bahasa yang digunakan dalam buku ini sudah menggunakan bahasa yang mudah di pahami. Penyusunan bab dalam buku ini sangat rapi dan runtut sehingga memudahkan para pembaca.
            Ini adalah novel terjemahan dari novel asli dengan judul yang sama karya Hermann Hesse. Di dalam buku ini banyak terdapat istilah kuno yang mungkin sedikit orang yang mengerti, namun bagi mereka yang tidak mengerti buku ini di lengkapi footnote untuk memudahkan kita dalam menikmati buku ini. Cerita dari buku ini sendiri sangat dalam, di dalam cerita ini kita akan diajak berpikir sembari menikmati alur yang dibuat oleh penulis. Buku ini tidak cocok bagi pembaca yang tidak suka bacaan lama dan tidak cocok bagi pembaca yang tidak suka dengan bacaan yang berat.

Komentar

Postingan Populer